Senin, 25 Maret 2013

Bukit Kujau



Bukit Kujau adalah salah satu kekayaan alam Kalimantan, khususnya di Kalimantan Barat.
Bukit Kujau terletak di Kabupaten Sintang, diantara dua kecamatan yaitu Kecamatan Tempunak dan Kecamatan Sepauk. Pada gambar diatas diambil pada pasisi di Kecamatan Tempunak, yaitu di Dusun Tuja Intan.
Bukit ini memiliki dua muncung yang berbeda. Masyarakat setempat menyebut yang agak runcing mancungnya adalah Kujau Laki (pada gambar sebelah kiri) dan yang sebelah kanan adalah Kujau Inuk.
Bukit kujau memang memiliki pesona alam yang sangat mempesona yang tidak kalah dengan bukit-bukit lainnya karena terdapat berbagai macam jenis flora dan fauna. Namun dibalik keindahan tersebut, bukit ini menyimpan berbagai misteri yang hingga kini masih dipercayai masyarakat setempat. Menurut para tetua di puncak bukit ini terdapat bunga tujuh rupa, buluh merindu, sebuah kolam kecil dan masih banyak lagi, namun puncak bukit kujau sulit di jangkau kerena medan yang sulit dan keterbatasan peralatan juga.

Letak Bukit Kujau yang tumbuh didataran tinggi membuat bukit ini terlihat kokoh dan menjulam tinggi ke angkasa. Bila terlihat sepintas, Bukit Kujau memang terasa memiliki aura mistis. Hingga kini belum banyak orang yang berani mendaki bukit ini dikarenakan banyaknya cerita masyarakat yang mempercayai bahwa Bukit Kujau ada penunggunya atau didiami oleh makhluk gaib. Disamping medannya yang sulit, mitos mitos tersebutlah yang membuat keberadaan Bukit Kujau tidak terjamah oleh masyarakat luar selain penduduk yang tinggal tidak jauh dari Bukit ini.
Untuk masyarakat disekitar Bukit ini, mayoritas adalah suku Dayak Seberuang baik di sebelah Tempunak maupun di bagian Sepauk.

Rute perjalanan ke Bukit Kujau: Pontianak – Bukit Kujau
Ø  Dari Pontianak kita dapat menggunakan Bus, Mobil, atau pun Sepeda Motor.
Ø  Untuk pemberhentian, kita dapat berhenti di:
o   Sepauk: Simpang Manis Raya dan Simpang Paoh.
o   Tempunak: Penyangka II
o   Makong
o   Sintang, kemudian berbalik lagi ke Tempunak atau Sepauk.
Ø  Selanjutnya dari Penyangka II hanya bisa menggunakan Sepeda Motor. Dari Simpang Manis Raya, dan Simpang Paoh langsung menuju Bukit Kujau dan hanya bisa ditempuh dengan menggunakan Mobil dan Motor. Dan Dari Makong hanya bisa menggunakan Perahu Sepit (Sampan yang digerakkan oleh mesin) yatu dengan menyusuri sungai Tempunak.
Ø  Untuk jarak tempuhnya:
o   Pontianak – Sepauk: 300  – 350 Kilometer
o   Pontianak – Tempunak: 300  – 380 Kilometer
o   Potianak – Makong: 300 – 385 Kilometer
o   Sepauk, Simpang Manis Raya – Bukit Kujau: 20  – 30 Kilometer
o   Sepauk, Simpang Paoh – Bukit Kujau: 15 – 25 Kilometer
o   Penyangka II – Bukit Kujau: 10  – 15 Kilometer
o   Makong – Bukit Kujau: 25 – 35 Kilometer
Ø  Untuk Waktu tempuhnya:
o   Menggunakan BUS
§  Pontianak – Sepauk: 9 – 10 jam
§  Pontianak – Tempunak: 9 – 10.5 jam
§  Pontianak – Makong: 9 – 11 jam
o   Menggunakan Mobil
§  Pontianak – Sepauk: 7 – 9 jam
§  Pontianak – Tempunak: 7 – 9.5 jam
§  Pontianak – Makong: 7 – 10 jam
§  Sepauk, Simpang Manis Raya – Bukit Kujau: 4 – 6 jam
§  Sepauk, Simpang Paoh – Bukit Kujau: 3 – 5 jam
o   Menggunakan Motor
§  Pontianak – Sepauk: 6 – 8 jam
§  Pontianak – Tempunak: 6 – 8.5 jam
§  Pontianak – Makong: 6 – 9 jam
§  Sepauk, Simpang Manis Raya – Bukit Kujau: 3 – 5 jam
§  Sepauk, Simpang Paoh – Bukit Kujau: 2 – 4 jam
§  Penyangka II – Bukit Kujau: 1.5 – 2.5 jam
o   Menggunakan Perahu Sepit
§  Makong – Bukit Kujau: 6 – 8 jam
Lamanya waktu tempuh dari tempat pemberhentian dikarenakan medan yang selalu berubah-ubah. Akan sangat lama dan sulit ditempuh pada saat musim penghujan.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

keren.....
pngen ksana tpi blum ksmpean

Unknown mengatakan...

Keren.....
kalau ke sana lagi boleh ndak ikut,?.. saya memang sering ke daerah itu bahkan banyak kenal dengan masyarakat di sekitar itu, tetapi untuk mendakinya saya belum pernah,.hanya mendengar ceritanya saja dari masyarakat di sekitar itu....

Jerry Jeferson's Blog mengatakan...

mohon ijin menggunakan photonya untuk kepentingan dokumen kantor pak, akan saya masukkan watermark.

Ritual Adat Tolak Bala

Tolak Bala merupakan suatu tradisi turun temurun yang digunakan untuk mengusir segala macam penyakit dan roh-roh jahat.